Kembangkan Potensi Kopi Durian Wonosalam, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Anwar Medika Gandeng KTH Lestari

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Anwar Medika berkoordinasi dengan Ketua KTH Lestari untuk menyusun rencana pengabdian masyarakat berbasis pengembangan Kopi Durian Wonosalam.

Dorong Potensi Lokal, Universitas Anwar Medika Siapkan Program Pemberdayaan Kopi Durian Wonosalam

WONOSALAM – Desa Wonosalam dikenal memiliki kekayaan alam dan komoditas komersial yang khas, salah satunya adalah kopi durian Wonosalam. Memanfaatkan potensi besar tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Anwar Medika melakukan kunjungan koordinasi bersama Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Lestari Desa Wonosalam.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyusun skema pengabdian masyarakat yang berfokus pada pengembangan nilai tambah, kualitas, serta strategi pemasaran komoditas khas daerah tersebut.


Sinergi Akademisi dan KTH Lestari untuk Kemajuan Kopi Durian Wonosalam

Dalam sesi koordinasi tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Anwar Medika dan Ketua KTH Lestari membedah berbagai peluang serta tantangan dalam tata kelola produksi hingga efisiensi rantai pasok kopi durian Wonosalam.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus perencanaan kegiatan meliputi:

  1. Pengembangan Produk & Kualitas: Membahas standarisasi pengolahan hasil panen guna mempertahankan aroma dan rasa khas dari kopi durian Wonosalam.
  2. Inovasi Kemasan dan Digital Branding: Merancang strategi pengemasan yang menarik serta pemanfaatan media digital agar produk KTH Lestari mampu menembus pasar yang lebih luas.
  3. Pemberdayaan Kelompok Tani: Menyusun jadwal pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi anggota KTH Lestari dalam mengelola usaha berbasis keanekaragaman hayati secara lestari.

Dukungan Penuh untuk Kesejahteraan Tani Desa Wonosalam

Perwakilan Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Anwar Medika menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi bertujuan untuk memberikan dampak nyata bagi perekonomian lokal melalui pendekatan ilmiah dan teknologi tepat guna.

Kami melihat potensi kopi durian Wonosalam sangat luar biasa. Melalui kolaborasi erat bersama KTH Lestari, kami berharap program pengabdian masyarakat ini tidak hanya meningkatkan nilai jual produk, tetapi juga menguatkan kemandirian ekonomi warga Desa Wonosalam, ungkapnya.

Ketua KTH Lestari Desa Wonosalam turut menyambut hangat inisiatif kolaborasi ini. Kehadiran tim akademisi dari Universitas Anwar Medika diharapkan mampu memberikan wawasan baru dan solusi inovatif bagi pengembangan produk turunan kopi dan durian di wilayah mereka.


Rencana Langkah Selanjutnya

Sebagai tindak lanjut dari koordinasi ini, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Anwar Medika akan mematangkan modul pelatihan dan persiapan teknis lapangan sebelum pelaksanaan kegiatan utama bersama masyarakat Desa Wonosalam.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top